Blog
image

Contoh Soal Psikotes Tes Logika Aritmatika Dan Jawabannya

Ditulis oleh : admin
14 October 2021 Pukul 10:55

Hai Teman Kerja semua! Ketika kalian menjalani tes seleksi kerja, selain seleksi berkas administratif dan wawancara, kalian harus mengikuti serangkaian tes psikotes. Salah satu psikotes yang biasanya ada di setiap perusahaan adalah tes logika aritmatika. Apa saja contoh soal, kunci jawaban dan cara mengerjakan tes logika aritmatika ini, Kinar akan bagikan informasinya kepada kalian Teman Kerja terutama fresh graduate.

 

Apa Itu Logika Aritmatika

Tes logika aritmatika adalah tes psikotes yang melibatkan barisan angka yang harus dipahami pola perhitungannya. Dalam tes ini, WAJIB bagi peserta tes untuk menguasai perhitungan dasar matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, kadang kala hingga perpangkatan.

Tes ini menitik beratkan pada pola bilangan yang terbentuk, jika diberikan serangkaian bilangan dengan pola awal. Tugas peserta tes adalah menemukan keteraturan bilangan yang bisa didapat dengan menjumlah, mengurang, mengali, atau membagi antara bilangan yang satu dengan yang lain yang telah diberikan di awal soal. Karena tes ini hanya melibatkan operasi bilangan dasar tanpa konsep matematika yang rumit, maka tes ini bisa disebut tes penalaran logika numerik atau tes logika deret angka.

Pada tes logika, sebenarnya tidak hanya mengerjakan soal yang berhubungan dengan angka. Tes logika juga bisa berupa logika kalimat yang melibatkan 2 premis dan pengambilan kesimpulan, dan juga logika pola gambar. Baik deret, logika kalimat, dan pola gambar akan diberikan contoh-contohnya di bawah, simak terus artikel ini ya?

 

Tujuan Tes Logika Artimatika

Sesuai namanya, tes logika aritmatika bertujuan untuk mengetahui kemampuan penalaran peserta atau calon karyawan. Kemampuan berpikir logis dan analitis seorang calon karyawan diuji di tes ini. Kemampuan analisa sangat penting untuk seorang karyawan dalam membuat perencanaan kerja, pemecahan masalah yang berhubungan dengan pekerjaannya nanti. Maka dari itu, tes ini biasanya ada di setiap rekrutmen calon karyawan di perusahaan manapun.

 

Cara mengerjakan Tes Logika Aritmatika

Jika begitu, adakah cara atau tips mengerjakan tes ini? Semua tes yang berhubungan dengan hard skill pasti mempunyai cara tertentu dalam menyelesaikannya. Berikut ini tips-tips mengerjakan tes logika aritmatika.

  1. Jangan terpaku pada deret hitung atau deret ukur. Cobalah melihat polanya lebih luas lagi. Adakalanya pola deret angka baru terlihat setelah 3 atau 4 angka berikutnya, atau polanya baru terlihat dalam sekelompok angka tertentu, misal 3 angka pertama memiliki pola yang sama dengan 3 angka kedua dan seterusnya.
  2. Untuk logika matematika, perlu diperhatikan premis 1 dan 2 sebelum mengambil kesimpulan. Mempelajari kembali materi logika matematika dan himpunan saat di SMA sangat dianjurkan, agar kalian bisa menarik kesimpulan dengan benar sesuai kaidah logika matematika.
  3. Pada pola gambar, perhatikan detil gambar baik. Pelajari pola pergeseran atau perputaran atau muncul dan hilangnya detil gambar. Dengan begitu kalian akan dapat memprediksi pola gambar berikutnya.
  4. Perhatikan waktu yang diberikan penguji. Sekiranya 1 soal mengalami kendala yang mengharuskan pengerjaan yang lama, kalian bisa beralih ke soal berikutnya dulu untuk dikerjakan.

 

Contoh Tes Logika Aritmatika

Untuk lebih memahami penjelasan tadi, berikut contoh soal tesnya

Logika Aritmatika (Deret Angka)
  1. 82, 50, 34, 26,
    1. 24
    2. 22
    3. 20
    4. 18
    5. 16
  2. 3, 6, 9, 24, 27, 96,
    1. 81
    2. 84
    3. 108
    4. 120
    5. 136
  3. 2, 5, 10, 17, 26, 37,
    1. 41
    2. 45
    3. 50
    4. 53
    5. 57
  4. 5, 3, 8, 11, 19, 30,
    1. 39
    2. 46
    3. 49
    4. 52
    5. 55
  5. 2, 1, 3, 2, 5, 3, 8, 5, ,
    1. 2, 3
    2. 5, 8
    3. 3, 8
    4. 11, 5
    5. 13, 8
Logika Matematika
  1. Siswa kelas 4 baru naik kelas 5, jika sudah lulus ujian perkalian. Budi dan Siti adalah siswa dan siswi kelas 5. Simpulan yang tepat adalah ....
    1. Budi lebih pandai dari Siti
    2. Budi tdk lulus ujian perkalian
    3. Budi dan Siti pasti mampu mengerjakan ujian perkalian
    4. Budi dan Siti belum tentu mampu mengerjakan ujian perkalian
    5. Siti tdk lulus ujian perkalian
  2. Jika Budi lulus kuliah kurang dari atau sama dengan 4 tahun, maka ia akan diterima bekerja sebagai karyawan di perusahaan A. Jika Budi sudah bekerja di perusahaan A maka ayahnya akan membelikan Budi sebuah sepeda motor. Budi tidak mendapat sepeda motor dari ayahnya.
    1. Budi selesai studi tepat 4 tahun
    2. Budi kerja naik sepeda motor
    3. Budi selesai studi lebih dari 4th
    4. Budi kerja di perusahaan A
    5. Budi selesai studi kurang dari 4th
  3. Lampu di teras rumah lebih terang daripada lampu di kamar mandi. Lampu yang lebih terang pasti lebih tahan lama dan lebih mahal harganya. Simpulan yang tepat tentang lampu di kamar mandi adalah ....
    1. Tidak lebih tahan lama dan tidak lebih mahal dari lampu teras rumah
    2. Lebih tahan lama dan lebih mahal dari lampu teras rumah
    3. Tidak lebih tahan lama dan lebih mahal dari lampu teras rumah
    4. Sama tahan lama dan sama mahal dengan lampu teras rumah
    5. Lebih tahan lama dan tidak lebih mahal dar lampu teras rumah
  4. Semua tanaman memiliki buah. Sebagian tanaman berbunga merah. Simpulan yang tepat adalah ....
    1. Semua tanaman yg memiliki buah, bebunga merah
    2. Sebagian tanaman yg memiliki buah, berbunga bukan merah
    3. Semua tanaman yang tidak memiliki buah, berbunga bukan merah
    4. Semua tanaman yang memiliki buah, berbunga bukan merah
    5. Sebagian tanamana yang tidak memiliki buah, berbugna merah
  5. Setiap anggota kelompok A adalah anggota kelompok B. Setiap anggota kelompok B adalah anggota kelompok C. Simpulan yang tepat tentang kemungkinan keanggotaan A, B dan C adalah ....
    1. Tidak mungkin ada anggota kelompok C yang merupakan anggota kelompok B
    2. Tidak mungkin ada anggota kelompok A yang merupakan anggota kelompok C
    3. Mungkin ada anggota kelompok C yang merupakan anggota kelompok A
    4. Mungkin ada anggota kelompok A yang tidak merupakan anggota kelompok C
    5. Mungkin ada anggota kelompok C yang tidak merupakan anggota kelompok B
Penalaran Pola Gambar

Tentukan pola gambar berikutnya yang benar dari pola-pola gambar di bawah ini:

  1. Soal 1
  2. soal gambar 1
  3. Soal 2
  4. soal gambar 2
  5. Soal 3
  6. soal gambar 3
  7. Soal 4
  8. soal gambar 4
  9. Soal 5
  10. soal gambar 5

 

Kunci Jawaban Tes Logika Aritmatika

Kalau kalian penasaran dengan jawabannya, langsung saja buka di masing kunci jawaban dan pembahasannya.

Logika Aritmatika (Deret Angka)
  1. B. Pengurangan dengan bilangan 32, 16, 8. Maka pengurangan selanjutnya adalah dengan 4, 26 - 4 = 22
  2. A. Deret dipecah jadi 2 bagian; 3, 9, 27 perkalian 3; dan 6, 24, 96 perkalian 4. Jadi jawaban 27 x 3 = 81
  3. C. Pola bilangan mengikuti rumus n2 + 1. Sehingga pola ke-7, menjadi 72 + 1 = 50
  4. C. Pola itu dinamakan pola Fibonacci, bilangan berikutnya merupakan penjumlahan dari dua bilangan sebelumnya, jawaban 19 + 30 = 49
  5. E. Dipecah jadi 2 pola fibonacci; 2, 3, 5, 8, ... dan 1, 2, 3, 5, .... Bilangan pertama 5 + 8 = 13; bilangan kedua 3 + 5 = 8.
Logika Matematika
  1. C. Karena Budi dan Siti kelas 5, maka sudah pasti lulus ujian perkalian, sehingga pasti mampu mengerjakan.
  2. C. Budi tidak mendapat sepeda motor artinya Budi tidak bekerja di perusahaan A. Karena tidak kerja di perusahaan A, maka Budi tidak lulus dalam 4 tahun atau kurang, dengan kata lain Budi lulus lebih dari 4 tahun.
  3. A. Lampu kamar mandi kurang terang, sehingga sifatnya tidak sama dengan lampu terang, tidak tahan lama dan tidak lebih mahal
  4. B.
  5. jawaban logika 4
  6. D.
  7. jawaban logika 5
Penalaran Pola Gambar
  1. C. Lihat gambar di dalam persegi membentuk pola angka romawi II, III, IV, V; dan pergerakan warna hitam searah jarum jam.
  2. A. Untuk gambar dengan pola ganjil diputar 180o, yang genap tetap. Dan karena ujung tiang ada 4 gambar, maka gambar kelima kembali lagi seperti gambar pertama
  3. B. Bulatan hitam menunjukkan satuan, bulatan putih menunjukkan puluhan. Gambar diubah ke deret bilangan menjadi 2, 4, 8, 16 maka pola berikutnya adalah 32, yang artinya 3 bulatan putih dan 2 bulatan hitam
  4. C. Segitiga putih diputar searah jarum jam, segitiga hitam diputar berlawanan arah jarum jam.
  5. Gambar 8. Pola kedelapan merupakan ekspansi warna dari gambar di atasnya dan di semaping kirinya

 

Penutup

Setelah melihat sendiri contoh tes logika artimatika dan lainnya, apakah sekarang kamu sudah cukup percaya diri untuk mengikuti tes psikotes? Kalian bisa coba latihan sendiri tes logika, bisa dari internet maupun buku-buku tes yang menyediakannya.

Selain psikotes untuk mengetahui hard skill calon karyawan, perusahaan juga menerapkan tes psikotes untuk mengetahui soft skillnya, yaitu dengan berbagai tes kepribadian. Salah satunya kalian bisa latihan tes kepribadian di makinmahir.id lewat halaman assessment. Tes ini gratis tidak dipungut biaya, dan bisa mengetahui kepribadian kalian. Untuk mencobanya kalian cukup membuat akun pribadi di makinmahir.id gratis selamanya.

Blog Lainnya

Kirim Komentar

Home
Assessment
Curriculum Vitae
Kelas
Akun