Blog
image

Contoh Tes Wartegg Dan Penjelasannya Secara Lengkap

Ditulis oleh : admin
04 November 2021 Pukul 03:38

Proses seleksi kerja biasanya membutuhkan waktu yang cukup panjang. Selain interview, terkadang dalam sebuah seleksi kerja, kalian diminta untuk menjalani tes tertulis, yang biasa dikenal dengan psikotes. Salah satunya adalah Tes Wartegg.

Tes wartegg adalah salah satu jenis tes psikotes yang biasanya ada dalam rekrutmen karyawan baru. Supaya kalian lebih siap menghadapi psikotes ini, tidak ada salahnya jika kalian mempelajari contoh Tes Wartegg dan penjelasannya. Berikut ini penjelasan singkat Kinar tentang Tes Wartegg.

 

Pengertian Tes Wartegg

Tes Wartegg atau WZT (Wartegg Zeichen Test) dikembangkan oleh Dr. Ehrig Wartegg yang terinspirasi untuk melanjutkan penelitian Sender yang menciptakan teknik "Phantasie Test".

Subyek diminta untuk melakukan drawing completion test (DCT) atau ujian melengkapi/melanjutkan gambar. Tes ini menghasilkan penilaian atas sifat struktural khas dari subyek.

Dengan menggunakan pendekatan psikologi gestalt, maka kepribadian seseorang dianggap terdiri dari variasi yang luas tentang fungsi-fungsi proses psikologis.

Kalian akan lebih sering bertemu dengan Tes Wartegg ketika menjalani seleksi penerimaan (rekrutmen) TNI, Polri, dan CASN (CPNS), serta tidak menutup kemungkinan di beberapa perusahaan lainnya.

Contoh soal tes wartegg bisa kalian lihat pada gambar di bawah ini:

contoh soal tes wartegg

 

Tujuan Tes Wartegg

Tujuan diadakannya tes wartegg adalah untuk mengekplorasi fungsi-fungsi dasar kepribadian. Ada 4 fungsi dasar kepribadian menurut tes wartegg dengan intensitas dan interrelasi yang berbeda-beda. Keempat kepribadian itu adalah

  1. emosi,
  2. imajinasi,
  3. intelektual, dan
  4. aktivitas.

Jika salah satu atau beberapa fungsi kepribadian sangat dominan berarti struktur tidak seimbang, sehingga fungsi subyek menjadi defektif. Contohnya:

  1. jika fungsi kontrol sangat dominan maka perilaku akan terhambat, atau
  2. jika fungsi imajinasi terlalu kuat maka kontak dengan realitas dan fungsi sosialnya terganggu
  3. dan seterusnya

 

Cara Mengerjakan Tes Wartegg

Sebelum mengerjakan, pengawas tes biasanya akan memberikan lembar jawab yang terdiri dari 8 kotak. Masing-masing kotak terdapat gambar tidak lengkap, bisa berupa garis lurus, garis lengkung, titik, persegi solid dengan arsiran hitam, dll.

Tes Wartegg berapa menit sih? Sesuai namanya yaitu DCT (Drawing Completion Test), selama kurang lebih 30 menit ke depan, kalian diminta untuk melengkapi gambar-gambar tidak sempurna tadi pada tiap-tiap kotak menjadi sebuah gambar utuh. Kalian bebas menggambar apapun asalkan gambar awal menjadi bagian dari gambar utuh yang kalian gambar.

Tidak ada ketentuan harus mulai menggambar dari kotak yang mana, kalian bisa memulai dari kotak yang sekiranya paling mudah diselesaikan sampai kotak terakhir yang paling sulit. Setelah selesai menggambar pada tiap kotak, kalian akan diminta untuk menuliskan angka yang merupakan urutan pengerjaan gambar dari urutan 1 sampai 8. Tidak hanya itu, kalian juga akan diminta memberikan keterangan gambar mana yang menurut kalian Mudah (M) untuk dikerjakan, mana yang Sulit (S) untuk dikerjakan, gambar mana yang paling kalian sukai (+), dan gambar yang paling tidak kalian sukai (-).

Contoh cara mengerjakan tes wartegg (sumber: psikologi.umsida.ac.id)

contoh cara mengerjakan tes wartegg

Catatan:
Karena Tes Wartegg merupakan tes kepribadian, maka apapun jawaban kalian, penilaiannya tidak berdasarkan angka. Karena jenis tes ini tidak termasuk tes yang mempunyai jawaban benar ataupun salah. Skoring tes wartegg hanya bersifat analisa psikologis tentang kepribadian kalian masing-masing berdasarkan gambar yang telah dibuat.

 

Cara Membaca Hasil Tes Wartegg

Sebenarnya bagi testee (orang yang melakukan tes), skoring Tes Wartegg bukanlah suatu hal yang penting untuk diketahui. Toh penilaiannya tidak berdasarkan angka dan tidak ada jawaban benar maupun salah.

Cara skoring Tes Wartegg tergolong cukup rumit, jadi Kinar tidak akan membahas secara detil di artikel ini. Yang jelas, cara penilaian Tes Wartegg ini nanti akan mencakup keempat kepribadian yang telah dijelaskan di atas, yaitu aspek Emosi, Intelektual, Imajinasi dan Aktivitas.

Secara umum, interpretasi Tes Wartegg dilakukan menurut langkah-langkah berikut ini:

  1. Melakukan analisis terhadap skema kepribadian dengan mendasarkan pada analisis grafik profil kepribadian yang sudah dibuat.
  2. Menentukan aspek kepribadian yang dominan pada masing-masing, dan sub-aspek apa yang dominan.
  3. Dari masing-masing aspek, harus diketahui kriteri apa saja yang harus muncul dan ternyata muncul, dan kriteria apa saja yang harus ada tetapi tidak muncul.
  4. Melakukan interpretasi berdasarkan no 3, dan melihat pedoman interpretasi secara lengkap di buku pegangan.

Dari cara membaca hasil tes wartegg itulah nanti didapat analisa yang mencakup keempat aspek kepribadian yang menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk melakukan rekrutmen anggota atau karyawannya.

 

Penutup

Itulah tadi contoh Tes Wartegg dan penjelasannya, semoga Teman Kerja semua sekarang mempunyai gambaran tentang Tes Wartegg. Kalian tidak perlu panik, takut atau khawatir dalam menghadapi Tes Wartegg, karena tes ini untuk menganalisa kepribadian kalian masing-masing, bukan untuk adu tinggi-tinggian nilai / skor, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengenal kepribadian calon karyawannya dengan lebih detil. Sehingga dapat diambil perlakuan yang tepat ketika ditempatkan menjadi bagian dari tim di perusahaan.

Selain Tes Wartegg, ada tes MBTI yang juga digunakan untuk mengetahui kepribadian. Kalian bisa mencoba tes ini secara gratis di Makin Mahir ID, silahkan kalian buka halaman assessment untuk mengetahui kepribadian kalian menurut tes MBTI.

Blog Lainnya

Kirim Komentar

Home
Assessment
Curriculum Vitae
Kelas
Akun